USD/CHF Rebut Kembali 0,9000 saat Penurunan Suku Bunga SNB yang Mengejutkan Buat Franc Swiss Tetap Tertekan
- USD/CHF rebound ke 0,9000 karena pelemahan yang lebih luas pada Franc Swiss akibat keputusan penurunan suku bunga SNB yang mengejutkan.
- Para pengambil kebijakan The Fed tetap yakin tekanan harga berkurang.
- Para pelaku pasar menunggu data inflasi PCE inti AS untuk mendapatkan panduan baru.
Pasangan USD/CHF merebut kembali resistance psikologis 0,9000 di sesi Eropa. Aset Franc Swiss rebound meskipun Dolar AS melemah setelah menyentuh tertinggi bulanan. Franc Swiss yang lemah karena keputusan penurunan suku bunga yang mengejutkan dari Swiss National Bank (SNB) memperkuat permintaan pasangan mata uang ini.
Pekan lalu, SNB mengumumkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 1,50%, sementara para investor mengantisipasi suku bunga tidak akan berubah. SNB menjadi bank sentral pertama di antara bank-bank sentral negara-negara maju yang memulai siklus penurunan suku bunga.
S&P 500 futures telah membukukan kenaikan yang layak di sesi London, menggambarkan perbaikan selera risiko para pelaku pasar. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 104,10 karena para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) tetap yakin inflasi pokok mereda meskipun tekanan harga masih persisten pada bulan Januari dan Februari. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun telah turun ke 4,25% karena ekspektasi kuat bahwa The Fed akan memulai penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan Juni.
Harga sewa rumah yang lebih tinggi secara signifikan mendorong inflasi AS namun para pengambil kebijakan yakin inflasi akan turun ke 2%. Presiden Chicago Federal Reserve Bank Austan Goolsbee mengatakan pada hari Senin, dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Finance, "Jadi kita berada dalam keadaan yang tidak pasti tetapi bagi saya rasanya kita tidak telah mengubah secara mendasar cerita kita akan kembali ke target," Austan Goolsbee memprediksi tiga penurunan suku bunga untuk tahun ini dalam kebijakan moneter bulan Maret.
Minggu ini, pergerakan Dolar AS selanjutnya akan dipandu oleh indeks harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) inti AS untuk bulan Februari, yang akan diterbitkan pada hari Jumat.