USD/CHF Merayap Lebih Tinggi ke Dekat 0,900 di Tengah Nada Hawkish para Anggota The Fed
- USD/CHF menghadapi tantangan karena lebih rendahnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS pada hari Selasa.
- Anggota The Fed Raphael Bostic menyatakan ekspektasinya hanya akan ada satu penurunan suku bunga pada tahun ini.
- Franc Swiss mungkin terhibur oleh penghindaran risiko yang berasal dari investigasi UE terhadap perusahaan-perusahaan teknologi besar.
USD/CHF bergerak ke arah positif untuk dua hari berturut-turut pada hari Selasa, naik mendekati 0,9000 selama awal sesi Eropa. Kenaikan Dolar AS (USD) dipicu oleh komentar hawkish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) AS.
Para anggota The Fed menyarankan The Fed menunda penurunan suku bunga, mendukung gagasan bahwa suku bunga harus tetap di level-level yang tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Sikap ini memperkuat Dolar AS, karena suku bunga yang lebih tinggi cenderung menarik lebih banyak arus masuk modal asing.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menyatakan ekspektasinya yaitu hanya satu penurunan suku bunga pada tahun ini, dan memperingatkan penurunan suku bunga yang terlalu dini memicu potensi peningkatan gangguan. Sebaliknya, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee, yang sejalan dengan mayoritas dewan, mengantisipasi tiga penurunan suku bunga. Namun, Goolsbee menekankan perlunya bukti tambahan yang menunjukkan penurunan inflasi sebelum menganjurkan penurunan suku bunga.
Di sisi lain, Franc Swiss (CHF) mungkin mendapatkan kekuatan karena penghindaran risiko yang berasal dari inisiasi investigasi Uni Eropa (UE) terhadap perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, dan Meta pada hari Senin. Selain itu, ketegangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia mungkin mendorong para investor untuk mencari perlindungan pada mata uang safe-haven seperti Franc Swiss (CHF).
Dalam pertemuan bulan Maret yang diadakan pada hari Kamis, Swiss National Bank (SNB) memilih untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 1,50%. Keputusan ini didorong oleh penurunan inflasi dan pertumbuhan yang signifikan selama setahun terakhir.
SNB memproyeksikan inflasi rata-rata 1,9% pada tahun 2024, meskipun tingkat inflasi saat ini jauh lebih rendah yaitu 1,2%. Namun pada bulan Februari terjadi peningkatan cukup besar pada Indeks Harga Konsumen (IHK) yaitu naik 0,6% dibandingkan kenaikan bulan sebelumnya 0,2%.
Ke depan, Ekspektasi Survei ZEW untuk bulan Maret dan Buletin Kuartalan SNB untuk kuartal pertama dijadwalkan dirilis pada hari Rabu. Selain itu, data Keyakinan Konsumen akan dirilis dari Amerika Serikat.