PM Inggris Truss akan Batalkan Larangan Fracking, Bantu Ringankan Krisis Energi

Di tengah-tengah krisis energi yang semakin dalam, Perdana Menteri baru Inggris Liz Truss sedang mempertimbangkan rencana untuk memberikan 'lusinan' lisensi eksplorasi minyak dan gas Laut Utara yang baru, Reuters melaporkan, mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pemerintah Inggris sedang berusaha untuk meningkatkan produksi dalam negeri untuk membantu meringankan krisis energi di negara tersebut.

Perincian Tambahan

Biasanya dibutuhkan waktu antara lima hingga 10 tahun dari eksplorasi awal hingga minyak dan gas diproduksi dari sebuah ladang.

Jumlah pasti lisensi baru masih harus dikonfirmasi.

Bisa jadi sebanyak 130.

Pengumuman bisa datang secepatnya pada hari Kamis.

Putaran lisensi lepas pantai terakhir Inggris adalah pada tahun 2020.

Sementara itu, Telegraph Inggris juga melaporkan bahwa larangan fracking di negara itu akan dihapus pada hari Kamis, tanggal 8 September.

Reaksi Pasar

Terlepas dari upaya pemerintah untuk mengekang melonjaknya biaya energi, GBP/USD berusaha keras untuk melanjutkan pemulihannya.

Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang tersebut diperdagangkan pada 1,1507, turun sebesar 0,15% pada hari ini, mundur dari level tertinggi harian 1,1541.

AUD/JPY Lanjutkan Pelemahan Hingga Mendekati 97,00 karena Data Ekspor Australia yang Lebih Lemah

Pasangan AUD/JPY telah menyaksikan pergerakan turun tipis setelah data perdagangan yang lebih lemah oleh Biro Statistik Australia. Pasangan mata uang
Mehr darüber lesen Previous

USD/CAD Naik-Turun di Atas 1,3100 karena Pemulihan Minyak Melawan Sentimen Hati-hati Jelang Powell The Fed

USD/CAD mengambil tawaran beli untuk menyentuh kembali tertinggi dalam perdagangan harian di dekat 1,3135 karena mengkonsolidasikan penurunan baru-bar
Mehr darüber lesen Next