Harga Baja Rebound Dari Terendah Tahunan Karena Penghindaran Risiko Surut, Kekhawatiran Resesi Dukung Penjual

  • Harga Baja berhenti di level terendah enam bulan setelah jatuh hampir 500 Yuan per metrik ton selama sepekan.
  • Kurangnya data/peristiwa besar dan USD yang lebih lemah memungkinkan penjual untuk mengambil nafas.
  • Kekhawatiran resesi, keraguan tentang pengurangan produksi dan kondisi COVID Tiongkok memberikan serangan trifecta pada harga.

Harga Baja mengkonsolidasi penurunan mingguan di tengah sesi Asia yang lesu pada hari ini karena sentimen risk-off surut di tengah kalender yang ringan dan kurangnya peristiwa besar. Namun, penjual logam industri tetap berharap karena pesimisme seputar prospek permintaan, serta kekhawatiran pasokan lebih lanjut, tetap utuh.

Kontrak rebar yang paling aktif di Shanghai Futures Exchange (SFE) naik menjadi 4.230 Yuan per metrik ton (mt), naik 1,30% dalam sehari pada saat ini. Perlu dicatat bahwa kontrak bantalan kedaluwarsa Oktober 2022 yang dinyatakan merosot hampir 500 Yuan/mt selama sepekan sementara turun ke level terendah sejak Desember 2021 pada hari sebelumnya.

Sementara pullback Dolar AS dan tidak adanya data/peristiwa besar dapat dikaitkan dengan pemantulan korektif terbaru dalam Harga Baja, fundamental keseluruhan tetap melawan bias bullish dan membuat penjual logam tetap berharap.

Diantaranya, kekhawatiran resesi adalah kuncinya karena baja lebih berkaitan dengan industri dan dapat menyaksikan lebih banyak permintaan selama tahun-tahun pertumbuhan daripada sebaliknya. Lebih lanjut, kebijakan "nol COVID" Tiongkok membebani permintaan dari pemain industri terbesar di dunia dan menenggelamkan harga logam. Selain itu, kekhawatiran akan produksi yang lebih banyak, terutama dari Asia, juga menambah tekanan turun pada Harga Baja.

Perlu dicatat bahwa kesibukan para bankir sentral global terhadap suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan kekhawatiran resesi dan menantang pedagang baja terutama di tengah kondisi ekonomi yang rapuh.

Selanjutnya, harga baja dapat menyaksikan penurunan lebih lanjut karena kurangnya optimisme pertumbuhan bergabung dengan matriks permintaan-penawaran yang tidak menarik.

GBP/USD Mundur Ke 1,2250 Karena Konservatif Gagal Dalam Pemilihan Sela Inggris, Penjualan Ritel Diperhatikan

GBP/USD membenarkan pesimisme politik Inggris untuk berbalik arah dari level tertinggi intraday, di dekat 1,2270 selama Jumat pagi di Eropa. Meski beg
Leia mais Previous

Produk Domestik Bruto (non musiman) (Thn/Thn) Belanda 1Q Sesuai Perkiraan 6.7%

Produk Domestik Bruto (non musiman) (Thn/Thn) Belanda 1Q Sesuai Perkiraan 6.7%
Leia mais Next