Analisis Harga Indeks Dolar AS: DXY Perhatikan Penurunan Lebih Lanjut Menuju 50-DMA

  • DXY tetap melemah di sekitar terendah intraday, yang turun untuk hari keempat berturut-turut.
  • Penembusan tegas sisi bawah dari garis support 13 hari membuat para penjual tetap optimis.
  • Para pembeli perlu melintasi area horizontal selama 10 minggu untuk mendapatkan kembali kendali.

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan lebih rendah di dekat 96,25, yang mencetak tren turun empat hari pada awal Rabu.

Dengan demikian, pengukur greenback tersebut menegaskan penembusan sisi bawah hari sebelumnya dari garis support jangka pendek, serta RSI yang stabil.

Akibatnya, Indeks Dolar AS memberi sinyal penurunan lebih lanjut menuju level SMA 50 di 96,08. Namun, pelemahan harga lebih lanjut akan ditantang oleh level acuan 96,00.

Jika para pembeli DXY berhasil menaklukkan angka bulat 96,00, beberapa posisi terendah yang dicatat sejak 18 November akan menantang penurunan lebih lanjut di sekitar 95,60-50.

Perlu dicatat bahwa Indeks Dolar AS tetap dalam genggaman para pembeli sampai harga pasangan mata uang ini berada di atas level 100-DMA di 95,17.

Sementara itu, garis support yang berubah menjadi resistance dari 14 Januari akan menantang pergerakan pemulihan segera pasangan mata uang ini di dekat 96,75.

Setelah itu, area horizontal dari terendah 24 November dan 28 Januari, masing-masing di sekitar 96,95 dan 97,05, akan sangat penting untuk diperhatikan bagi para pembeli Indeks Dolar AS.

Singkatnya, DXY tetap dalam mode konsolidasi penurunan tetapi DMA 100 membela para pembeli greenback.

DXY: Grafik Harian

Tren: Diperkirakan akan terjadi kelemahan lebih lanjut

 

Lowe RBA: Kenaikan Inflasi Tidak Memerlukan Tanggapan Segera

Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Phillip Lowe sekali lagi terdengar dovish saat berpidato di sesi tanya jawab mengikuti pidato sebelumnya. Ku
Baca selengkapnya Previous

Analisis Harga NZD/USD: Pembeli Incar Rasio Emas 61,8% di Area 0,67

Sesuai analisis sesi sebelumnya untuk NZD/USD, Kiwi seperti yang diharapkan dan telah bergerak menuju area kritis pada grafik jangka panjang sebagai b
Baca selengkapnya Next