WTI Berjuang Untuk Membawa Pemulihan Di Atas $52,50

WTI (futures di Comex) memecah fase konsolidasi semalam ke sisi atas di sesi Eropa, karena pemulihan mendapatkan kembali traksi di tengah kebangkitan permintaan aset-aset berimbal hasil lebih tinggi, yang tercermin dari aksi risk-on di ekuitas Eropa.

Selain itu, aksi profit taking tidak dapat dikesampingkan setelah sell-off berat besar-besaran hari Rabu ke palung lima bulan 50,62. Selain itu, pelemahan dolar AS berbasis luas juga memberikan beberapa dukungan untuk leg naik terbaru. Melemahnya dolar AS membuat minyak berdenominasi USD lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Namun, masih harus dilihat apakah emas hitam dapat memperpanjang pemantulan terbaru di atas level 52,50, karena meningkatnya perang dagang AS-China, gagalnya pembicaraan perdagangan AS-Meksiko dan meningkatnya pasokan minyak mentah AS terus mengurangi sentimen di sekitar WTI.

Data Energy Information Administration (EIA) terbaru menunjukkan produksi minyak mentah AS naik ke rekor 12,4 juta barel per hari (bph) dalam pekan hingga 31 Mei. Sementara itu, persediaan minyak mentah komersial AS melonjak 6,8 juta barel di minggu yang sama, ke 483,26 juta barel, tertinggi sejak Juli 2017, sebagaimana dikutip oleh Reuters.

Perhatian sekarang beralih ke sentimen di Wall Street dan perkembangan baru terkait perdagangan juga akan menawarkan petunjuk baru untuk aksi harga minyak menjelang data makro AS.

Level-Level Teknis WTI

 

Di Maio: Italia Akan Bernegosiasi Dengan UE, Tetapi Menginginkan Perubahan

Deputi Perdana Menteri Italia Luis Di Maio kembali diberitakan saat ini, melalui Reuters, dengan komentar berikut ini. Eropa harus menghapus biaya inv
Baca lagi Previous

Moscovici, UE: Terserah Italia Untuk Membuktikan Pengurangan Utangnya

Dalam pidatonya di komisi urusan Eropa di majelis rendah parlemen Perancis, Komisaris Ekonomi UE Pierre Moscovici memperbarui tekanan terhadap Italia
Baca lagi Next