Franc Swiss turun karena imbal hasil AS yang meningkat menutupi pertumbuhan Swiss yang lebih kuat

  • USD/CHF naik pada hari Selasa dan mencapai 0,7870, naik 0,35% pada saat berita ini ditulis
  • Imbal hasil Treasury AS yang meningkat memperkuat ekspektasi prospek kebijakan moneter yang lebih hawkish
  • Pertumbuhan ekonomi Swiss meningkat pada kuartal pertama, meskipun CHF tetap berada di bawah tekanan

USD/CHF diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 0,7870 pada hari Selasa pada saat berita ini ditulis, naik 0,35% pada hari tersebut karena Dolar AS (USD) mendapat dukungan baru yang terkait dengan ekspektasi sikap kebijakan moneter yang lebih hawkish di Amerika Serikat (AS)

Pasar saat ini sedang menilai ulang prospek moneter AS setelah kenaikan tajam imbal hasil Treasury. Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun naik ke 4,613% pada saat berita ini ditulis, mendekati level tertinggi sejak Februari 2025. Pergerakan ini mencerminkan kekhawatiran investor bahwa kenaikan harga energi dapat memicu inflasi dan berpotensi mendorong respons yang lebih agresif dari bank sentral AS

Dolar AS juga didukung oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat mempertahankan sikap restriktif lebih lama. Pasar kini sepenuhnya mengesampingkan pemotongan suku bunga untuk sisa tahun ini dan memprakirakan peluang 38% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, menurut alat CME FedWatch

Reuters juga mengutip komentar dari ahli strategi pasar DRW Trading, Lou Brien, yang mengatakan bahwa pergerakan pasar baru-baru ini mencerminkan ketidakpastian investor mengenai bagaimana Ketua The Fed Kevin Warsh dapat mengelola inflasi yang persisten. Menurut Brien, Wall Street mencari jaminan bahwa bank sentral akan menjaga independensinya dalam pengambilan keputusan kebijakan

Di bidang geopolitik, pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa potensi serangan militer terhadap Iran telah ditunda sedikit memperbaiki sentimen pasar. Namun, para investor tetap berhati-hati karena diskusi diplomatik masih belum pasti dan perselisihan signifikan terus berlanjut mengenai program nuklir Iran dan Selat Hormuz

Di Swiss, data awal menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh sebesar 0,5% QoQ pada kuartal pertama setelah tumbuh 0,2% pada kuartal sebelumnya. Ini menandai kinerja kuartalan terkuat negara tersebut dalam satu tahun dan mengonfirmasi pemulihan bertahap dalam aktivitas ekonomi. Meskipun ada perbaikan ini, Franc Swiss (CHF) kesulitan untuk mendapatkan manfaat dari data positif di tengah dukungan yang lebih kuat yang saat ini mendorong Dolar AS

Harga Franc Swiss Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Franc Swiss (CHF) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Franc Swiss adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.32% 0.22% 0.14% 0.17% 0.75% 0.57% 0.34%
EUR -0.32% -0.09% -0.15% -0.14% 0.44% 0.27% 0.03%
GBP -0.22% 0.09% -0.04% -0.04% 0.52% 0.36% 0.13%
JPY -0.14% 0.15% 0.04% 0.00% 0.57% 0.42% 0.18%
CAD -0.17% 0.14% 0.04% -0.00% 0.57% 0.41% 0.17%
AUD -0.75% -0.44% -0.52% -0.57% -0.57% -0.15% -0.41%
NZD -0.57% -0.27% -0.36% -0.42% -0.41% 0.15% -0.24%
CHF -0.34% -0.03% -0.13% -0.18% -0.17% 0.41% 0.24%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Franc Swiss dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili CHF (dasar)/USD (pembanding).

Batu Bara ICE Newcastle Belum Bergerak di Area 138,00 Sejak Kemarin, Menantikan Katalis yang Signifikan

Batu bara ICE Newcastle front month diperdagangkan di 138,00 yang belum berubah sama sekali dan berada di level yang sama dengan hari kemarin. Sejak Jumat lalu batu bara ini tidak menunjukkan pergerakan dari level pembukaanya, tampaknya menantikan perkembangan terbaru dari Timur Tengah.
Baca selengkapnya Previous

Tentara Iran: Kami akan membuka front baru melawan AS jika perang dilanjutkan kembali

Demikian menurut laporan di Iranian Students' News Agency (ISNA), tentara Iran memperingatkan akan “membuka front baru” melawan Amerika Serikat (AS) jika melanjutkan serangan terhadap negara tersebut, lapor The Guardian
Baca selengkapnya Next