WTI Naik Menuju $60,00 karena Produksi Ladang Minyak Kazakhstan Terhenti

  • WTI naik setelah Kazakhstan menghentikan produksi di ladang minyak Tengiz dan Korolev akibat masalah listrik.
  • Harga minyak mungkin menghadapi tekanan seiring meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden Trump mengulangi ambisinya terhadap Greenland.
  • Pasukan AS menyita kapal tanker minyak ketujuh yang terkait dengan Venezuela untuk menegakkan sanksi dan mengganggu perdagangan minyak negara tersebut.

Harga Minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan kenaikan beruntunnya untuk hari keempat berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $59,80 per troy ons selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Harga Minyak Mentah naik akibat penghentian sementara produksi di dua ladang besar di Kazakhstan.

Produsen OPEC+ (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya) Kazakhstan menghentikan produksi di ladang minyak Tengiz dan Korolev pada hari Minggu akibat masalah distribusi listrik. Menurut tiga sumber industri yang dikutip oleh Reuters, produksi di kedua ladang tersebut bisa tetap offline selama tujuh hingga sepuluh hari ke depan.

Harga minyak mungkin menghadapi tekanan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden Trump mengulangi ambisinya terhadap Greenland dan ancaman sebelumnya mengenai tarif 10% pada delapan negara UE, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan permintaan minyak global yang lebih lemah.

Sementara itu, Uni Eropa memberikan sinyal kemungkinan bea atas barang-barang AS senilai $93 miliar, sementara Prancis dilaporkan mendesak penggunaan Instrumen Anti-Koersi blok tersebut. Pasar juga khawatir bahwa Eropa dapat memanfaatkan sekitar $10 triliun dalam aset AS, dengan sebuah dana pensiun Denmark berencana untuk keluar dari Treasury.

Persediaan minyak mentah dan bensin AS diperkirakan akan meningkat minggu lalu, sementara persediaan distilat diperkirakan akan menurun menjelang data dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA). Secara terpisah, pasukan AS menyita kapal tanker minyak ketujuh yang terkait dengan Venezuela sebagai bagian dari upaya yang ditingkatkan untuk menegakkan sanksi dan mengganggu perdagangan minyak negara tersebut.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

AUD/JPY Turun di Bawah 106,50 di Tengah Aliran Safe-Haven, Data Ketenagakerjaan Australia Menjadi Fokus

Pasangan mata uang AUD/JPY kehilangan traksi ke sekitar 106,45 selama awal sesi Eropa pada hari Selasa. Yen Jepang (JPY) menguat terhadap Dolar Australia (AUD) saat para trader memilih mata uang safe-haven di tengah ancaman tarif yang diperbarui dari Presiden AS Donald Trump
Baca selengkapnya Previous

Prakiraan Harga USD/CAD: Melihat Lebih Banyak Penurunan di Bawah 1,3800 di Tengah Ketegangan AS-UE

Pasangan mata uang USD/CAD diperdagangkan dalam kisaran ketat di sekitar 1,3835 selama sesi perdagangan Asia akhir pada hari Rabu, tetapi mendekati level terendahnya lebih dari satu minggu di 1,3815
Baca selengkapnya Next