Perdana Menteri Jepang Ishiba: Jepang akan Mempertahankan Investasi di AS untuk Penciptaan Lapangan Kerja

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah akan terus berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja di Amerika Serikat (AS). Ishiba lebih lanjut menyatakan bahwa dia akan mendesak AS untuk menyediakan pasokan energi yang stabil. 

Reaksi Pasar  

Pada saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan 0,11% lebih rendah pada hari ini di 154,08. 

Pertanyaan Umum Seputar Yen Jepang

Yen Jepang (JPY) adalah salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Nilainya secara umum ditentukan oleh kinerja ekonomi Jepang, tetapi lebih khusus lagi oleh kebijakan Bank Jepang, perbedaan antara imbal hasil obligasi Jepang dan AS, atau sentimen risiko di antara para pedagang, di antara faktor-faktor lainnya.

Salah satu mandat Bank Jepang adalah pengendalian mata uang, jadi langkah-langkahnya sangat penting bagi Yen. BoJ terkadang melakukan intervensi langsung di pasar mata uang, umumnya untuk menurunkan nilai Yen, meskipun sering kali menahan diri untuk melakukannya karena masalah politik dari mitra dagang utamanya. Kebijakan moneter BoJ yang sangat longgar antara tahun 2013 dan 2024 menyebabkan Yen terdepresiasi terhadap mata uang utamanya karena meningkatnya perbedaan kebijakan antara Bank Jepang dan bank sentral utama lainnya. Baru-baru ini, pelonggaran kebijakan yang sangat longgar ini secara bertahap telah memberikan sedikit dukungan bagi Yen.

Selama dekade terakhir, sikap BoJ yang tetap berpegang pada kebijakan moneter yang sangat longgar telah menyebabkan perbedaan kebijakan yang semakin lebar dengan bank sentral lain, khususnya dengan Federal Reserve AS. Hal ini menyebabkan perbedaan yang semakin lebar antara obligasi AS dan Jepang bertenor 10 tahun, yang menguntungkan Dolar AS terhadap Yen Jepang. Keputusan BoJ pada tahun 2024 untuk secara bertahap meninggalkan kebijakan yang sangat longgar, ditambah dengan pemotongan suku bunga di bank sentral utama lainnya, mempersempit perbedaan ini.

Yen Jepang sering dianggap sebagai investasi safe haven. Ini berarti bahwa pada saat pasar sedang tertekan, para investor cenderung lebih memilih mata uang Jepang karena dianggap lebih dapat diandalkan dan stabil. Masa-masa sulit cenderung akan memperkuat nilai Yen terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.

 

NZD/USD Melemah di Bawah 0,5650 karena Pedagang Menunggu Kejelasan tentang Tarif Trump pada Tiongkok

Pasangan mata uang NZD/USD bergerak lebih rendah ke dekat 0,5630 selama awal sesi Asia hari Jumat, tertekan oleh ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok. Para investor menunggu kejelasan lebih lanjut dari kebijakan tarif Trump. Selain itu, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) AS, Pendapatan/Belanja Pribadi, dan Indeks Manajer Pembelian (IMP) Chicago akan menjadi fokus, yang akan dirilis pada hari Jumat ini. 
अधिक पढ़ें Previous

Dolar Australia Terus Melemah di Tengah Ancaman Tarif Trump terhadap Tiongkok

Dolar Australia (AUD) melanjutkan penurunan beruntun terhadap Dolar AS (USD) untuk hari kelima berturut-turut pada hari Jumat. Pasangan mata uang AUD/USD terdepresiasi karena ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok. Para investor menunggu kejelasan lebih lanjut dari kebijakan tarif Trump.
अधिक पढ़ें Next