Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Menghadapi Tekanan Jual di Bawah $31,50 karena Pemulihan Dolar AS

  • Harga perak diperdagangkan di wilayah negatif di sekitar $31,25 di awal sesi Asia hari Jumat, turun 0,75% pada hari ini.
  • Harapan penurunan suku bunga oleh The Fed dan arus safe-haven menambah kilau pada Perak.
  • Permintaan Dolar AS yang lebih kuat dan sikap hawkish The Fed dapat membatasi kenaikan logam mulia ini.

Harga perak (XAG/USD) menarik beberapa penjual mendekati $31,25, menghentikan kenaikan tiga hari beruntun selama awal jam perdagangan Eropa pada hari Jumat. Logam putih ini memangkas kenaikan di tengah pemulihan moderat Greenback. Namun, penurunan mungkin terbatas karena para pedagang meningkatkan taruhan mereka pada penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan September.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan pada hari Kamis bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) AS meningkat 3,0% YoY pada bulan Juni, dibandingkan dengan kenaikan 3,3% pada bulan Mei. Angka ini di bawah konsensus pasar sebesar 3,1%. Secara bulanan, IHK turun 0,1% MoM di bulan Juni, level terendah dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Pasar keuangan melihat hampir 85% peluang penurunan suku bunga The Fed pada bulan September, naik dari 73% yang terlihat sebelum laporan IHK, menurut FedWatch Tool CME Group. Meningkatnya harapan untuk penurunan suku bunga dari bank sentral AS disebabkan oleh data inflasi AS yang baru-baru ini lebih lemah dan Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa yang lebih lemah.

Selain itu, risiko geopolitik dan ketidakpastian politik di AS dan Eropa dapat meningkatkan aliran safe haven, yang menguntungkan Perak. Selain itu, kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global juga mengangkat logam mulia ini karena para pedagang mencari tempat yang aman untuk menempatkan dana mereka.

Di sisi lain, permintaan Greenback yang meningkat dan pesan hawkish dari pejabat The Fed dapat menyeret harga Perak lebih rendah. Ketua The Fed Jerome Powell menekankan pada hari Rabu di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS bahwa tidak akan tepat untuk memangkas suku bunga kebijakan sampai mereka mendapatkan kepercayaan yang lebih besar pada inflasi yang mengarah secara berkelanjutan menuju target 2% The Fed.

Yen Jepang Mengalami Volatilitas karena Lebih Banyak Risiko Intervensi FX

Yen Jepang (JPY) memangkas kenaikannya karena Dolar AS (USD) menguat, didukung oleh imbal hasil obligasi pemerintah yang membaik. Namun, volatilitas JPY diprakirakan masih akan berlanjut di tengah spekulasi intervensi dari otoritas Jepang menyusul angka Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang lebih lemah dari yang diantisipasi.
अधिक पढ़ें Previous

GBP/USD Berada di Sekitar Level 1,2900, di Bawah Puncak Satu Tahun yang Disentuh pada hari Kamis

Pasangan GBP/USD bergerak di antara kenaikan tipis/penurunan kecil di sekitar angka 1,2900 selama sesi Asia pada hari Jumat dan masih berada dalam jarak yang cukup dekat dengan puncak satu tahun yang disentuh pada hari sebelumnya.
अधिक पढ़ें Next