BoJ: Dibandingkan dengan Bank-Bank Sentral Luar Negeri, Perlu Pengurangan ¥2-3 Triliun

Menyusul kesimpulan dari pertemuan hari pertama dengan para pelaku pasar, Bank of Japan (BoJ) mengatakan bahwa mereka “menerima berbagai pandangan dari para peserta survei termasuk gagasan untuk mengurangi pembelian bulanan menjadi sekitar ¥2-3 triliun, atau terus melakukan pembelian sekitar ¥4 triliun.”

“Pendapat dari para pelaku pasar obligasi mengenai laju pengurangan termasuk gagasan untuk melakukan pengurangan pada laju yang ditentukan dengan cepat, atau melakukan pengurangan dengan cepat pada laju yang ditentukan kemudian mengurangi secara moderat dalam beberapa tahap, atau mengurangi pembelian secara bertahap selama dua tahun,” kata BoJ.

Kesimpulan Tambahan

Dibandingkan dengan bank-bank sentral luar negeri, diperlukan pengurangan sebesar ¥2-3 triliun.

Pembelian obligasi pada akhirnya harus berfungsi sebagai alat penyesuaian moneter, mengindikasikan jumlah pembelian nol sangatlah penting.

Pengurangan bertahap yang bertujuan mencapai ¥1-2 triliun merupakan hal yang ideal.

Dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip IRRBB, pengurangan sebesar ¥4 triliun seharusnya merupakan tindakan yang tepat mengingat terbatasnya fleksibilitas dalam pengoperasian obligasi dalam negeri.

BoJ seharusnya menargetkan pengurangan hingga sekitar ¥5 triliun dan jika situasi pasar obligasi stabil, maka pengurangan tambahan seharusnya dipertimbangkan.

BoJ mengadakan pertemuan tatap muka dengan para pelaku pasar selama beberapa hari ke depan. Tiga pertemuan dijadwalkan dengan bank-bank, perusahaan-perusahaan sekuritas dan mereka yang membeli obligasi untuk lembaga-lembaga keuangan untuk membahas pengurangan pembelian Obligasi Pemerintah Jepang/Japanese Government Bond (JGB), yang akan diumumkan dalam pertemuan berikutnya pada 30 dan 31 Juli.

NZD/USD Turun Menuju 0,6100 karena Investor Bersikap Hati-hati Menjelang Keputusan RBNZ yang akan Datang

NZD/USD terus melemah selama dua hari berturut-turut, diperdagangkan di kisaran 0,6120 selama awal jam perdagangan Eropa hari Selasa. Penurunan ini dapat dikaitkan dengan kehati-hatian para pedagang menjelang keputusan suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada hari Rabu.
อ่านเพิ่มเติม Previous