Dolar AS Diperdagangkan Mendatar secara Luas Menjelang Data Inflasi PCE

  • Dolar AS diperdagangkan secara garis besar datar menjelang sesi AS.
  • Pasar mencerna keyakinan mantan Presiden Donald Trump.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan di level 104,00 yang lebih tinggi dengan target 105,00.

Dolar AS (USD) diperdagangkan secara luas datar pada hari Jumat setelah kembali ke titik awal pada hari Kamis di tengah serangkaian data ekonomi yang lemah Titik data perumahan yang merah bersama dengan pembacaan yang lebih lembut di hampir semua bidang dalam pembacaan Produk Domestik Bruto AS kedua untuk kuartal pertama cukup untuk melemahkan Greenback kembali ke level yang terlihat di awal minggu. Sementara itu, semalam mantan Presiden AS Donald Trump divonis bersalah atas semua dakwaan dan akan mendengarkan vonisnya pada tanggal 11 Juli, hanya beberapa hari sebelum nominasi calon presiden dari Partai Republik.

Dari sisi data ekonomi, seluruh fokus tertuju pada angka Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE), yang merupakan pengukur inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed). Pasar akan dapat melihat apakah The Fed benar dalam menyampaikan kekhawatirannya atau apakah proses disinflasi masih berlangsung menjelang penurunan suku bunga awal di bulan September. Selain itu, ada Chicago Indeks Manajer Pembelian (IMP) yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kesehatan ekonomi.

Intisari Penggerak Pasar Harian: PCE Gagal atau Berhasil

  • Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi untuk bulan April akan dirilis pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).
    • PCE utama bulanan diprakirakan berada di 0,3%, tidak berubah, sementara PCE utama tahunan diprakirakan juga tidak berubah pada 2,7%.
    • PCE inti bulanan berada pada 0,3% di bulan Maret dan diprakirakan akan berada pada 0,3% juga untuk bulan April. PCE inti tahunan akan tetap tidak berubah pada 2,8%.
    • Pendapatan Pribadi diprakirakan akan ke 0,3%, melambat dari 0,5% di bulan sebelumnya.
    • Pengeluaran Pribadi diprakirakan melambat tajam ke 0,3% dari 0,8%.
  • IMP Chicago untuk bulan Mei diprakirakan berada di angka 41, masih dalam wilayah kontraksi, meskipun sedikit lebih baik dibandingkan dengan 37,9 sebelumnya.
  • Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, akan menutup hari Jumat ini dengan memberikan pidato pada upacara pembukaan musim semi di Augusta Technical College pada pukul 22:15 GMT (04:15 WIB)..
  • Ekuitas Asia menguat pada hari Jumat ini, dengan indeks Topix Jepang memimpin kenaikan sebesar 1,7%. Ekuitas Eropa mengambil alih nada positif, meskipun kurang jelas, dengan beberapa kenaikan tipis. Bursa berjangka AS melemah, meskipun dengan kerugian kecil.
  • Menurut CME Fedwatch Tool, data harga Fed Fund futures menunjukkan peluang 49,0% untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di bulan September, dibandingkan dengan 45,1% peluang untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) dan 5,4% peluang untuk penurunan suku bunga sebesar 50 bp. Harga marjinal 0,5% untuk kenaikan suku bunga.
  • US Treasury Note 10 tahun diperdagangkan sekitar 4,56%, dan hampir mendatar sejak sesi AS dari hari Kamis.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Dramatis

Arah pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) dipertaruhjan pada hari Jumat ini. Ketegangan tinggi dengan sejumlah besar pejabat The Fed yang terus menerus menyampaikan pernyataanya, memperingatkan pasar bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama, bahkan mungkin akan naik sekali lagi dan penurunan suku bunga awal mungkin tidak akan terjadi pada tahun 2024. Sementara itu, kesabaran para pedagang dalam aset-aset berisiko mulai habis dan mungkin akan beralih ke ekuitas selama musim panas jika tidak ada kerangka waktu yang jelas yang mulai terbentuk pada jalur moneter The Fed di masa depan.

Di sisi atas, indeks DXY merebut kembali level-level kunci: Simple Moving Average (SMA) 55-hari, saat ini di 104,98, dan level angka bulat penting 105,00. Penting untuk melihat apakah level-level ini dapat bertahan sebagai support jika data AS melemah. Jika level-level tersebut mampu bertahan, perhatikan 105,52 dan 105,88.

Pada sisi negatifnya, SMA 200 hari di 104,43 dan SMA 100 hari di sekitar 104,40 adalah garis pertahanan terakhir. Setelah level tersebut tercapai, sebuah batas bawah ditempatkan di antara 104,30 dan 103,00. Jika penurunan Dolar AS berlanjut, level terendah bulan Maret di 102,35 dan level terendah dari bulan Desember di 100,62 adalah level yang perlu dipertimbangkan.

Hasil Infrastruktur (Tahunan) India April Naik Ke 6.2% Dari Sebelumnya 5.2%

Hasil Infrastruktur (Tahunan) India April Naik Ke 6.2% Dari Sebelumnya 5.2%
Baca lagi Previous

Pertumbuhan Pinjaman Bank India Mei 13 Merosot Ke 19.5% Dari Sebelumnya 19.6%

Pertumbuhan Pinjaman Bank India Mei 13 Merosot Ke 19.5% Dari Sebelumnya 19.6%
Baca lagi Next