Para Pengambil Kebijakan The Fed dalam Pantauan, karena Inflasi PCE AS Membayangi

  • Komentar dari para pejabat The Fed mengenai suku bunga dan prospek inflasi akan dicermati dengan seksama minggu ini.
  • Pidato The Fed dapat membantu menggemakan ekspektasi pasar untuk keputusan suku bunga di bulan September.
  • Prospek suku bunga The Fed dapat secara signifikan mempengaruhi nilai Dolar AS terhadap mata uang-mata uang utama lainnya.

Para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan membuat penampilan yang dijadwalkan pada hari Selasa, saat pasar kembali aktif, mengantisipasi rilis inflasi PCE AS yang akan dirilis pada akhir minggu ini.

Sementara itu, Dolar AS masih berada di bawah tekanan jual moderat sepanjang minggu ini, melanjutkan penurunan pada hari Jumat, didorong oleh pelonggaran yang tidak terduga dalam Ekspektasi Inflasi Konsumen 5 tahun UoM untuk bulan Mei. Angka tersebut berada di 3,0%, turun dari 3,1% di bulan April dan di bawah konsensus pasar sebesar 3,1%. Pasar memprakirakan probabilitas 50% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di bulan September, menurut FedWatch Tool dari CME Group.

Pada minggu lalu, para pengambil kebijakan The Fed cenderung ke arah sikap yang berhati-hati terhadap prospek inflasi, sehingga menimbulkan kekhawatiran di antara para pelaku pasar mengenai potensi penurunan suku bunga The Fed tahun ini. Oleh karena itu, pidato yang akan datang oleh Gubernur The Fed Michelle Bowman dan Presiden The Fed Cleveland Loretta Mester di sesi Asia akan dicermati dengan seksama oleh pasar untuk mengukur jalan ke depan dalam hal suku bunga.

Kedua pejabat ini dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam sebuah diskusi panel bertajuk "Policy Panel Discussion" di Bank of Japan – Institute for Monetary and Economic Studies, di Tokyo. Acara ini dijadwalkan pada pukul 04:55 GMT (11:55 WIB).

Kemudian di sesi Amerika, Gubernur The Fed Lisa Cook dan Presiden The Fed San Francisco Mary Daly akan berpidato untuk berbagi pemikiran mereka pada diskusi panel bertajuk "AI dan Ekonomi" di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Federal Reserve Bank of San Francisco.

 

Dolar Australia Menguat meskipun Penjualan Ritel Australia Melemah

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) selama tiga sesi berturut-turut pada hari Selasa, meskipun Penjualan Ritel Australia (MoM) lebih lemah, yang naik 0,1% di bulan April, membalikkan penurunan 0,4% sebelumnya. Pertumbuhan ini tidak sesuai dengan ekspektasi pasar sebesar 0,2%.
Leia mais Previous

WTI Menguat Mendekati $78,50 menjelang Inflasi PCE AS dan Pertemuan OPEC+

Harga Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik tipis menjelang pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia (OPEC+) yang dijadwalkan pada 2 Juni, di mana para produsen akan membahas perpanjangan pengurangan produksi sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari hingga paruh kedua 2024. Harga minyak mentah WTI diperdagangkan di sekitar $78,70 per barel selama jam-jam perdagangan Asia pada hari Selasa.
Leia mais Next