USD/CAD Bergerak Sideways Setelah Penurunan Baru-baru ini, Bertahan di 1,3540

  • USD/CAD mempertahankan posisinya setelah penurunan baru-baru ini.
  • Penurunan harga WTI membebani Dolar Kanada.
  • Goolsbee dari the Fed menyatakan bahwa the Fed dapat mempertimbangkan penurunan suku bunga meskipun harga konsumen optimis.

USD/CAD berusaha untuk memulihkan penurunan yang terjadi pada sesi sebelumnya, didorong oleh Dolar AS (USD) yang melemah, kemungkinan karena penurunan imbal hasil obligasi AS. Pasangan ini melayang di sekitar 1,3540 selama sesi Asia pada hari Kamis. Selain itu, penurunan harga minyak mentah dapat menekan ke bawah Dolar Kanada (CAD), sehingga mendukung pasangan USD/CAD.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan tren penurunan selama dua hari berturut-turut, terutama didorong oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari prakiraan. Penumpukan persediaan yang signifikan ini melebihi kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan yang berasal dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Akibatnya, harga WTI turun mendekati $76,10 per barel pada saat laporan ini ditulis.

Pasangan USD/CAD telah menghadapi tantangan di tengah sentimen pasar yang ada, yang saat ini menunjukkan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan mendatang. Menurut FedWatch Tool, probabilitas The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Maret telah melonjak hingga hampir 90%. Selain itu, terdapat kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 37% di bulan Mei, dengan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) meningkat menjadi sekitar 53% di bulan Mei.

Selain itu, sentimen selera risiko yang membaik telah menyebabkan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun berada di level 4,55% dan 4,23% pada saat laporan ini ditulis. Selain itu, pernyataan Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee pada hari Rabu berusaha meredakan kekhawatiran pasar dengan menunjukkan bahwa angka yang lebih tinggi dari yang diantisipasi pada harga konsumen tidak selalu berarti bahwa Federal Reserve tidak akan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga pada tahun 2024.

 

USD/INR Menguat Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan India dan Penjualan Ritel AS

Rupee India (INR) menarik beberapa penjual pada hari Kamis meskipun terjadi penurunan Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih
আরও পড়ুন Previous

Pratinjau Produk Domestik Bruto Inggris: Inggris Dapat Memasuki Resesi Teknis

Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) akan merilis cetakan lanjutan Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal 4 pada hari Kamis. Pada pertemuan terakhir
আরও পড়ুন Next