GBP/USD Turun Tajam di Bawah 1,2530 Menyusul Data PDB Inggris yang Lebih Lemah

  • GBP/USD menarik beberapa penjual ke 1,2528 menyusul data Inggris yang suram.
  • Tingkat PDB Inggris turun 0,3% di bulan Oktober dari pertumbuhan 0,2% di bulan September.
  • Data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS mengindikasikan bahwa kenaikan harga di bulan November tetap moderat.
  • Para investor menunggu Indeks Harga Produsen (IHP) AS menjelang keputusan suku bunga The Fed.

Pasangan GBP/USD turun tajam di bawah pertengahan 1,2500-an selama awal sesi Eropa hari Rabu. Data pertumbuhan PDB dan Produksi Industri Inggris yang lebih lemah dari prakiraan membebani Pound Inggris (GBP) dan membuat GBP/USD melemah. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di 1,2528, turun 0,34% untuk hari ini.

Data terbaru dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu mengungkapkan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris untuk tiga bulan yang berakhir di bulan Oktober mengalami kontraksi sebesar 0,3% MoM dari pembacaan sebelumnya sebesar 0,2%, di bawah konsensus pasar yang mengharapkan kenaikan sebesar 0,2%.

Sementara itu, data Produksi Industri Indonesia untuk bulan Oktober dirilis lebih buruk dari ekspektasi pasar, turun sebesar 0.8% MoM. Produksi Manufaktur turun sebesar 1,1% MoM dibandingkan kenaikan 0,1% pada pembacaan sebelumnya.

Bank of England (BoE) diharapkan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah di 5,25% untuk pertemuan ketiga berturut-turut pada hari Kamis. Pasar memperhitungkan tiga kali penurunan suku bunga tahun depan dengan total 100 basis poin (bp) penurunan suku bunga pada tahun 2024. Hal ini akan menurunkan suku bunga menjadi 4,25%, menurut ING.

The Fed secara luas diharapkan akan mempertahankan biaya pinjaman stabil pada hari Rabu. Pasar mengantisipasi bahwa Ketua The Fed Jerome Powell akan mempertahankan pendekatan yang hati-hati dan menolak kemungkinan penurunan suku bunga. Namun, Fed fund futures memperkirakan kemungkinan 80% penurunan suku bunga di bulan Mei, menurut CME FedWatch Tool.

Publikasi data inflasi pada hari Selasa mengindikasikan bahwa kenaikan harga pada bulan November tetap moderat. Indeks Harga Konsumen (IHK) AS tumbuh 0,1% MoM dari 0% pada pembacaan sebelumnya dan naik 3,1% YoY di bulan November dibandingkan 3,2% sebelumnya. Kedua angka tersebut sesuai dengan konsensus pasar. Selain itu, IHK Inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 0,3% MoM dari estimasi 0,2%, sementara IHK inti tahunan naik 4,0% YoY, sesuai dengan ekspektasi.

Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk bulan November akan dirilis pada hari Rabu, yang diharapkan akan menunjukkan kenaikan masing-masing sebesar 0,1% MoM dan 1,0% YoY. IHP selain Makanan & Energi diprakirakan turun dari 2,4% menjadi 2,2% YoY. Pada hari Rabu, The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga pada pertemuan terakhirnya di tahun ini, diikuti dengan konferensi pers. Pada hari Kamis, Bank of England (BoE) akan mengumumkan keputusannya mengenai kebijakan moneter. Peristiwa-peristiwa ini dapat memberikan arah yang jelas pada pasangan GBP/USD.

 

Forex Hari ini: Fokus pada Pengumuman Kebijakan The Fed Terakhir di 2023

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 13 Desember: Laporan inflasi November dari AS gagal membantu mata uang utama menemukan arah pa
Đọc thêm Previous

GBP/JPY Mundur Beberapa Pip dari Tertinggi Harian Setelah Data Makro Inggris yang Mengecewakan, Naik Sedikit

Pasangan GBP/JPY menarik beberapa aksi beli di dekat pertengahan 182,00 pada hari Rabu dan bertahan pada kenaikan dalam perdagangan harian selama awal
Đọc thêm Next