WTI Melanjutkan Kenaikan di Atas $90,00 karena Pemangkasan Produksi Minyak Mentah oleh OPEC+

  • Harga minyak mentah melanjutkan kenaikan karena prospek produksi yang terbatas.
  • Investor mengharapkan harga minyak akan naik di kisaran $100 per barel dalam beberapa bulan mendatang.
  • OPEC+ telah melanjutkan pemangkasan produksi sebesar 1,3 juta barel per hari hingga akhir tahun 2023.

Western Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS melanjutkan kenaikan di hari kedua, diperdagangkan lebih tinggi di kisaran $90,00 per barel selama sesi Asia pada hari Jumat.

Harga minyak mentah menerima dukungan kenaikan karena prospek produksi yang terbatas dari Arab Saudi dan Rusia. Para analis pasar mengantisipasi bahwa harga emas hitam akan secara bertahap naik ke kisaran $100 per barel dalam beberapa bulan mendatang.

Pemangkasan pasokan gabungan sebesar 1,3 juta barel per hari dari Arab Saudi dan Rusia telah diperpanjang hingga akhir tahun 2023. Pasar percaya bahwa perpanjangan ini akan memperburuk kekurangan pasokan minyak global sebesar 2 juta barel per hari.

Indeks Dolar AS (DXY) saat ini diperdagangkan di sekitar 105,40, dan pergerakan naik ini sebagian disebabkan oleh kinerja positif imbal hasil obligasi AS. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun telah meningkat menjadi 4,50% pada saat artikel ini ditulis.

Para pelaku pasar kemungkinan akan memantau rilis data ekonomi, termasuk IMP S&P Global AS untuk bulan September. Angka-angka ini memberikan wawasan berharga mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan dapat membantu para pedagang mengidentifikasi peluang perdagangan potensial yang melibatkan Dolar AS (USD).

Data ekonomi terbaru dari AS, yang dirilis pada hari Kamis, memberikan gambaran yang beragam. Awalnya, data tersebut menguatkan Greenback, menandakan pasar tenaga kerja yang tangguh. Namun, kemudian mengalami koreksi.

Klaim Pengangguran Awal AS untuk pekan yang berakhir pada 15 September melaporkan angka 201.000, menandai penurunan dari angka sebelumnya 221.000 dan mencapai level terendah sejak Januari. Data ini diantisipasi akan lebih tinggi di angka 225.000.

Survei Manufaktur Fed Philadelphia turun ke angka 13,5 di bulan September, yang berada di bawah ekspektasi, karena pasar telah mengantisipasi penurunan 0,7 dari angka positif sebelumnya yaitu 12.

Mengenai Penjualan Rumah yang Ada (MoM), pada bulan Agustus terjadi penurunan menjadi 4,04 juta dari angka sebelumnya 4,07 juta. Ekspektasi untuk kenaikan menjadi 4,10 juta.

Seperti yang telah diantisipasi secara luas di pasar, Federal Reserve (Fed) memilih untuk mempertahankan suku bunga dalam kisaran 5,25-5,50% pada pertemuan hari Rabu. Ketua Fed Jerome Powell, dalam konferensi pers berikutnya, menegaskan kembali komitmen Fed untuk mencapai target inflasi 2%. Pembuat kebijakan juga menyebutkan bahwa The Fed siap untuk menaikkan suku bunga jika diperlukan.

 

Analisis Harga USD/CAD: Kehilangan Momentum di Bawah 1,3480, Fokus pada Penjualan Ritel Kanada, IMP AS

Pasangan USD/CAD menghentikan kenaikan beruntun selama dua hari dan turun tipis ke 1,3460 selama sesi Asia pada hari Jumat. Rebound harga minyak mendu
مزید پڑھیں Previous

Produk Domestik Bruto Final (musiman) (Krtl/Krtl) Belanda 2Q Dicatat Di -0.2% Mengungguli Harapan -0.3%

Produk Domestik Bruto Final (musiman) (Krtl/Krtl) Belanda 2Q Dicatat Di -0.2% Mengungguli Harapan -0.3%
مزید پڑھیں Next