GBP/JPY Abaikan Berbagai Kekhawatiran atas Pengeluaran Inggris/Jepang, Tembus 185,00

  • GBP/JPY melanjutkan pemulihan awal pekan di tengah optimisme pasar yang berhati-hati.
  • Data BRC Inggris menunjukkan Penjualan Ritel yang optimis tetapi Barclays mengisyaratkan pengeluaran yang lebih lembut.
  • Belanja rumah tangga Jepang mencetak penurunan terburuk sejak Februari 2021.
  • Dengar Pendapat Laporan Kebijakan Moneter BoE, PDB Kuartal 2 Jepang adalah kunci untuk pertunjuk arah yang jelas.

GBP/JPY menyerang 185,00 selama dua hari kenaikan beruntun di tengah sesi Asia hari Selasa. Dengan demikian, pasangan mata uang ini gagal untuk menegaskan sinyal-sinyal yang beragam mengenai pengeluaran Inggris dan Jepang, namun mengikuti imbal hasil obligasi Treasury yang baru-baru ini menguat.

"Pertumbuhan tahunan belanja konsumen Inggris untuk kartu kredit dan debit melambat menjadi 2,8% di bulan Agustus dari 4,0% di bulan Juli," ujar Barclays Bank di hari Selasa, dikutip dari Reuters. Di sisi lain, Penjualan Ritel Like-for-Like BRC Inggris tumbuh 4,3% YoY untuk bulan Agustus versus 1,8% sebelumnya.

Di sisi lain, belanja rumah tangga Jepang menandai penurunan terbesar sejak Februari 2021, serta menurun selama lima bulan berturut-turut, menjadi -5,0% di bulan Juli versus -2,5% perkiraan pasar. Perlu dicatat bahwa pembacaan akhir IMP Jasa Bank Jibun Jepang untuk bulan Agustus mengkonfirmasi prakiraan awal sebesar 54,3.

Di tempat lain, imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun naik dua basis poin (bp) menjadi 4,20% setelah tidak bergerak karena liburan.

Di tengah-tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 dan Nikkei 225 Jepang mencetak pelemahan tipis di tengah-tengah sentimen pasar yang berhati-hati karena para pedagang dari AS kembali setelah libur panjang akhir pekan.

Ke depan, pembacaan akhir IMP Inggris untuk bulan Agustus dan kekhawatiran Bank of Japan (BoJ) dapat menghibur para pedagang pasangan GBP/JPY dalam perdagangan harian. Namun, perhatian utama akan diberikan pada Rapat Dengar Pendapat Laporan Kebijakan Moneter Bank of England (BoE) dan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua (Q2) Jepang, yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis dan Jumat.

Analisis Teknis

Pola segitiga simetris berusia dua minggu membatasi pergerakan GBP/JPY baru-baru ini antara 185,75 dan 183,70.

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Tetap Tertekan di Bawah $1.940, Sisi Negatifnya Tampak Tertahan

Harga emas diperdagangkan dengan bias negatif selama dua hari berturut-turut pada hari Selasa, meskipun tidak ada tindak lanjut dan tetap berada dalam
Leer más Previous

USD/JPY Diperdagangkan di Atas 146,50 karena Pembeli Bersiap Lakukan Pergerakan Naik Lainnya

USD/JPY melanjutkan kenaikan beruntun yang dimulai pada hari Jumat, diperdagangkan di sekitar 146,60 selama sesi Asia pada hari Selasa. Pasangan mata
Leer más Next