Harga Emas Konsolidasi saat Stabilnya Perekrutan Tenaga Kerja AS Imbangi Lebih TIngginya Tingkat Pengangguran

  • Harga Emas bergerak di bawah resistance $1.950,00 saat fokusnya beralih ke IMP Jasa AS.
  • Pasar AS akan tetap tutup pada hari Senin karena Hari Buruh.
  • Kondisi pasar tenaga kerja yang mendingin meningkatkan harapan The Fed akan melakukan soft landing.

Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan bolak-balik dari empat sesi perdagangan terakhir meskipun kondisi pasar tenaga kerja yang mendingin meningkatkan harapan soft landing Federal Reserve (The Fed). Melemahnya pasar kerja dapat berarti bahwa kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juli merupakan yang terakhir dalam masa pengetatan kebijakan saat ini. Logam mulia tetap tenang, namun aksi kuat diprakirakan terjadi setelah rilis data IMP Jasa pada hari Rabu.

Pasar AS akan tetap tutup pada hari Senin karena libur Hari Buruh, sehingga kinerja yang lemah diprakirakan terjadi karena kondisi perdagangan yang tipis. Kedepannya, para investor berharap harga dan Dolar AS dapat naik karena kekuatan Dolar AS akan beralih dari kebijakan ketat The Fed ke prospek ekonomi rentan negara-negara G7 lainnya.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Harga Emas Menunggu IMP Jasa untuk Aksi Lebih Lanjut

  • Harga Emas diperdagangkan sideways di bawah resistance $1.950,00 bahkan ketika kondisi pendinginan pasar tenaga kerja meningkatkan harapan soft landing Federal Reserve.
  • Logam mulia menunjukkan aksi yang volatil setelah laporan Nonfarm Payrolls bulan Agustus pada hari Jumat namun tetap berada di atas support penting $1.940,00.
  • Para pengusaha AS menambahkan 187 ribu payrolls baru pada bulan Agustus, lebih tinggi dari ekspektasi 170 ribu dan angka Juli 157 ribu. Tingkat Pengangguran naik tajam ke 3,8% dibandingkan konsensus dan rilis sebelumnya 3,5%.
  • Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan pada hari Jumat bahwa permintaan dan penawaran di pasar tenaga kerja mulai mencapai keseimbangan yang lebih baik tetapi pasar tenaga kerja masih kuat. Dia lebih lanjut menambahkan bahwa meskipun pertumbuhan lapangan kerja melambat dan lapangan kerja menurun, Tingkat Pengangguran tetap rendah.
  • Pertumbuhan upah melambat pada bulan Agustus karena para pekerja tampaknya mengalihkan fokus mereka untuk bertahan pada satu pekerjaan dibandingkan sering berpindah pekerjaan.
  • Penghasilan Per Jam Rata-Rata naik 0,2% pada basis bulanan, lebih lambat dari prakiraan 0,3%. Pada bulan Juli, pendapatan tumbuh 0,4%. Pada basis tahunan, pertumbuhan pendapatan melambat ke 4,3% dibandingkan konsensus dan angka sebelumnya 4,4%.
  • Pertumbuhan upah yang lebih lambat mungkin mengurangi pendapatan riil rumah tangga dan membebani momentum belanja konsumen. Pada bulan Juli, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) bulanan utama dan inti tumbuh dengan laju yang stabil.
  • Investor berharap pasar tenaga kerja AS akan terus melemah karena kenaikan suku bunga yang besar, sehingga mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah selama sisa tahun ini.
  • Menurut Fedwatch Tool CME Group, 93% kemungkinan mendukung suku bunga stabil pada pertemuan bulan September. Untuk pertemuan bulan November, kemungkinan keputusan suku bunga tidak berubah telah meningkat menjadi 62%.
  • Sektor manufaktur AS tampaknya mulai stabil, namun IMP di bawah 50,0, menandakan kontraksi dalam aktivitas. IMP naik ke 47,6 pada bulan Agustus dari Juli 46,4. Indeks tetap berada di bawah ambang batas 50,0 selama 10 bulan berturut-turut.
  • Indeks Dolar AS turun dari tertinggi empat hari 104,30 meskipun pendinginan pasar tenaga kerja mendorong spekulasi jeda The Fed.
  • Ketika sebagian besar negara-negara menunjukkan sektor real estat yang rentan, Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat bahwa belanja konstruksi naik 0,7% karena belanja untuk proyek-proyek rumah tunggal meningkat karena terbatasnya pasokan.
  • Investor harus memerhatikan bahwa pasar AS akan tetap tutup pada hari Senin karena Hari Buruh.
  • Pekan ini, investor akan tetap fokus pada IMP Jasa ISM bulan Agustus, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). IMP diprakirakan akan stabil secara umum di 52,6.
  • Negara-negara berkembang dapat menghadapi dampak dari kenaikan suku bunga dalam jangka waktu yang lebih lama karena Deputi Pertama Direktur Pelaksana IMF Gita Gopinath memprakirakan suku bunga akan tetap lebih tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Gopinath memperingatkan bahwa kondisi eksternal menjadi lebih menantang bagi pasar negara berkembang karena meningkatnya fragmentasi geopolitik, pengetatan kondisi keuangan, dan meningkatnya biaya akibat perubahan iklim.

Analisis Teknis: Harga Emas Diperdagangkan Sideways di Bawah $1.950

Harga Emas terus diperdagangkan di kisaran $1.934-$1.949 selama empat sesi perdagangan terakhir setelah pemulihan yang signifikan. Logam mulia stabil di atas Exponential Moving Average (EMA) 20- dan 50-hari, yang mengindikasikan bahwa tren menengah telah berubah menjadi positif. Relative Strength Index (RSI) (14) berada di sekitar 60,0, Penembusan tegas di atas level ini kemungkinan akan mengaktifkan dorongan bullish.

EUR/GBP di Bawah 0,8550 Setelah Data Jerman yang Suram, Fokus pada Pidato Presiden ECB Lagarde

EUR/GBP diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,8550 selama sesi Eropa pada hari Senin, kesulitan untuk mempertahankan kekuatan setelah rilis data me
Baca lagi Previous

Analisis Harga AUD/USD: Diperdagangkan Dalam Kisaran hari Jumat Jelang Kebijakan Moneter RBA

Pasangan AUD/USD diperdagangkan di dalam kisaran perdagangan hari Jumat di 0,6438-0,6522 pada hari Senin karena para investor menunggu keputusan suku
Baca lagi Next