EUR/USD Mendekati 1,0800 karena Inflasi Uni Eropa Memikat Merpati ECB, Fokus pada NFP AS

  • EUR/USD bertahan di level rendah setelah turun terbesar dalam lima pekan di hari sebelumnya.
  • Inflasi Zona Euro turun separuh dalam empat bulan terakhir dibandingkan periode Januari-April.
  • Indeks Harga PCE Inti AS terlihat positif namun tidak memiliki rincian yang cukup untuk memastikan kenaikan suku bunga The Fed.
  • Data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat diharapkan akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dan dapat membebani harga Euro.

EUR/USD tetap tertekan di sekitar 1,0845 karena para pedagang bersiap untuk rincian ketenagakerjaan AS pada Jumat dini hari. Dengan demikian, pasangan Euro berjuang untuk mendapatkan arah yang jelas setelah mengalami penurunan terbesar dalam lima pekan pada hari sebelumnya.

Meskipun demikian, data inflasi Zona Euro sebagian besar positif pada hari sebelumnya, namun sikap komparatif dalam basis empat bulan menantang bias hawkish pejabat Bank Sentral Eropa (ECB).

Pada hari Kamis, Inflasi di Zona Euro berdasarkan pengukur favorit Bank Sentral Eropa (ECB), yaitu Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP), naik menjadi 0,6% MoM versus -0,1% yang diharapkan dan pembacaan sebelumnya, sementara angka YoY tetap mencetak angka 5,3% dibandingkan dengan 5,1% prakiraan pasar YoY. "Selama empat bulan terakhir, rata-rata kenaikan bulanan dalam HICP inti telah turun menjadi 0,2% bln/bln, dibandingkan rata-rata 0,6% bln/bln pada empat bulan pertama tahun ini, menunjukkan perlambatan," kata ANZ setelah data tersebut dirilis.

Lebih lanjut, Penjualan Ritel Jerman untuk bulan Juli mencetak kembali angka -0,8% MoM versus 0,3% prakiraan pasar sementara hasil YoY terlihat lebih mengecewakan karena turun menjadi -2,2% dari -1,6%, dibandingkan dengan -1,0% yang diharapkan.

Menyusul data tersebut, ECB Meeting Accounts menurunkan harapan akan adanya kejutan dari bank sentral blok tersebut, yang pada gilirannya membebani harga EUR/USD berbeda dengan komentar hawkish dari pembuat kebijakan ECB, Robert Holzmann, dan pernyataan netral dari Isabel Schnabel.

Di sisi lain, pengukur inflasi pilihan Fed, yaitu Indeks Harga Belanja Konsumsi Perorangan (PCE) Inti AS untuk bulan Agustus, sesuai dengan prakiraan pasar sebesar 4,2% YoY dan 0,2% MoM versus 4,1% dan 0,2% sebelumnya. Lebih lanjut, Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 228.000 dari 232.000 sebelumnya (direvisi) versus 235.000 prakiraan pasar sementara Indeks Manajer Pembelian Chicago naik menjadi 48,7 untuk bulan Agustus dibandingkan dengan 44,1 yang diharapkan dan 42,8 pembacaan sebelumnya. Selain itu, Belanja Perorangan naik melewati 0,6% yang diharapkan dan pembacaan sebelumnya menjadi 0,8% untuk bulan Juli sedangkan Pendapatan Pribadi turun menjadi 0,2% untuk bulan tersebut, dari 0,3% prakiraan pasar dan sebelumnya.

Di tengah-tengah permainan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun tetap tertekan di sekitar level terendah dalam tiga pekan terakhir, sementara bursa saham berjangka AS melemah setelah penutupan Wall Street yang beragam. Dengan ini, para penjual EUR/USD kemungkinan akan berjuang menjelang rilis data sementara rincian awal telah positif bagi pembeli Euro kecuali ada kejutan besar dari NFP dan Tingkat Pengangguran AS.

Analisis Teknis

Pasangan EUR/USD berbalik arah dari DMA 100, di sekitar 1,0925 pada saat berita ini ditulis, memikat para penjual Euro untuk kembali menyentuh support DMA 200 di sekitar 1,0815.

 

Suzuki, Jepang: Pergerakan FX yang Tiba-tiba Tidak Diinginkan

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki memberikan intervensi verbal pada hari Jumat, menegaskan kembali bahwa "pergerakan FX yang tiba-tiba tidak dii
Leer más Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Tetap di Bawah Level $1.950 karena Para Pedagang Menanti NFP AS

Harga emas menarik para penjual baru setelah kenaikan di sesi Asia ke area $1.944 pada hari Jumat dan mencapai level terendah harian baru dalam satu j
Leer más Next