Analisis Harga USD/CAD: Naik Mendekati 1,3200 di Tengah Menguatnya Dolar AS dan Lemahnya Harga Minyak
- USD/CAD telah melonjak ke 1,3200 di tengah daya tarik yang kuat untuk Indeks USD karena prospek global yang suram.
- Indeks Dolar AS telah naik mendekati 103,00 di tengah tema penghindaran risiko.
- USD/CAD diperdagangkan dalam pola Falling Channel di mana setiap pullback dianggap sebagai peluang penjualan.
Pasangan USD/CAD telah melonjak tajam hingga mendekati resistance level bulat di 1,3200 di sesi London. Aset USD/CAD telah mendapatkan tawaran beli yang signifikan karena Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan ketahanan yang parah dan harga minyak turun tajam.
Harga minyak menghadapi tekanan karena bank sentral yang hawkish telah mengancam prospek ekonomi global. Perlu dicatat bahwa Kanada adalah pengekspor minyak utama ke Amerika Serikat dan harga minyak yang lemah berdampak pada Dolar Kanada.
Indeks Dolar AS (DXY) telah naik mendekati 103,00 di tengah-tengah tema penghindaran risiko. Selain itu, pertaruhan Federal Reserve (Fed) yang hawkish telah memperkuat daya tarik Dolar AS.
USD/CAD diperdagangkan dalam pola grafik Falling Channel pada skala per jam di mana setiap pullback dianggap sebagai peluang jual oleh para pelaku pasar. Exponential Moving Average (EMA) 100-periode di 1,3196 bertindak sebagai barikade kuat bagi para pembeli Dolar AS.
Berlawanan dengan itu, Relative Strength Index (RSI) (14) telah masuk ke kisaran bullish 60,00-80,00, namun, risiko penurunan masih tinggi.
Ke depannya, pergerakan turun di bawah level terendah 16 Juni di 1,3177 dapat mengekspos aset ke level terendah 22 Juni di 1,3139 diikuti oleh support level bulat di 1,3100.
Di sisi lain, pergerakan yang menentukan di atas level tertinggi 15 Juni di 1,3355 akan mendorong aset ke level tertinggi 12 Juni di 1,3384 dan level tertinggi 6 Juni di 1,3452.
Grafik per Jam USD/CAD
