Euro Mendekati 1,0800 Terinspirasi oleh Kemungkinan Penurunan Divergensi Kebijakan The Fed-ECB, Amati IHK AS

  • Euro telah menarik penawaran beli yang signifikan karena penurunan divergensi kebijakan Fed-ECB diantisipasi secara luas.
  • Kenaikan suku bunga ECB diprakirakan terjadi meskipun ada kekhawatiran resesi di Eropa.
  • Komponen energi diprakirakan akan melemahkan inflasi utama AS sementara inflasi inti bisa berubah menjadi lebih persisten.

Euro telah mendorong pasangan mata uang ini lebih dekat ke level resistance angka bulat 1,0800 setelah pemulihan tajam dari 1,0743. Pasangan EUR/USD telah menarik perhatian investor di tengah tema selera risiko yang lebih kuat dan harapan penurunan divergensi kebijakan Federal Reserve (The Fed)-European Central Bank (ECB).

Aksi volatil diprakirakan terjadi minggu ini dari Euro karena Presiden ECB Christine Lagarde akan mengumumkan keputusan suku bunga bulan Juni. Sementara skala volatilitas dari Dolar AS juga akan semakin tinggi karena Federal Reserve juga akan mengumumkan kebijakan suku bunganya pada hari Rabu. Namun sebelum itu, aksi berat telah diantisipasi dari pasangan mata uang ini menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (Mei), yang akan dirilis pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB) pada hari Selasa.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Euro Terlihat Solid di Tengah Harapan Kebijakan ECB Hawkish

  • Pelaku pasar sepenuhnya berfokus pada data Inflasi AS karena akan memberikan panduan yang signifikan terhadap kebijakan The Fed.
  • Inflasi utama bulanan diprakirakan mempercepat laju 0,2%, lebih lambat dari laju 0,4% yang tercatat di bulan April. Namun, laju bulanan dalam IHK inti yang tidak termasuk harga minyak dan pangan terlihat stabil di 0,4%.
  • Inflasi utama terlihat melemah tajam di tengah dampak negatif dari komponen energi sementara IHK inti diprakirakan akan menunjukkan persistensi karena permintaan yang kuat terhadap barang-barang tahan lama dan jasa.
  • IHK AS yang lemah akan mendukung kasus pengumuman kebijakan suku bunga netral oleh Federal Reserve karena katalis-katalis lain seperti Ketenagakerjaan dan aktivitas-aktivitas ekonomi mendukung kasus keputusan suku bunga tidak berubah.
  • Tingkat Pengangguran AS telah naik ke 3,7% dan Klaim Pengangguran Awal mingguan telah naik selama tiga minggu terakhir. Aktivitas Pabrik AS telah mengalami penurunan selama tujuh bulan berturut-turut dan sektor jasa hampir tidak menunjukkan ekspansi apa pun.
  • Mantan Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan dalam sebuah wawancara Selasa pagi, dia akan mendukung "jeda hawkish" pada pertemuan minggu ini.
  • Ketua The Fed Jerome Powell mengumumkan bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga kurang pasti karena kondisi pinjaman yang ketat oleh bank-bank komersial Amerika Serikat menghalangi tekanan inflasi.
  • Presiden AS Joe Biden akan mengumumkan Wakil Ketua Federal Reserve dan akan mengisi kursi Dewan The Fed yang kosong pada 21 Juni di hadapan Komite Perbankan Senat. Gubernur The Fed Philip Jefferson diprakirakan akan menjadi wakil ketua berikutnya, dan kursi Dewan The Fed yang kosong akan diisi oleh ekonom Adriana Kugler.
  • Presiden ECB Christine Lagarde diprakirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 4,25% meskipun kekhawatiran resesi di Eropa semakin dalam.
  • Angka final Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama Zona Euro mengalami penurunan 0,1%. dipimpin oleh aktivitas pabrik yang terus menurun.
  • Perekonomian Jerman telah mencatatkan resesi setelah melaporkan kontraksi selama dua kuartal berturut-turut.
  • Kenaikan suku bunga ECB dan sikap kebijakan yang tidak berubah dari The Fed akan memangkas divergensi kebijakan ECB-The Fed.
  • Indeks Dolar AS berupaya mempertahankan support terdekat 103,35 di tengah sentimen pasar yang positif.

Analisis Teknis: Meraih Tertinggi Baru Tiga Minggu di Sekitar 1,0800

Euro dengan percaya diri mendorong pasangan mata uang ini lebih tinggi dalam pola grafik Saluran Menanjak pada grafik empat jam di mana koreksi apa pun dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku pasar. EUR/USD telah meraih tertinggi baru tiga minggu di sekitar 1,0800, namun, Exponential Moving Average (EMA) 200-periode di sekitar 1,0800 mungkin bertindak sebagai penghalang bagi pembeli Euro.

Pembeli dapat menunjukkan lebih banyak minat jika EUR/USD berhasil bertahan dengan nyaman di atas 1,0800. Bias ke atas bisa hancur jika pasangan mata uang ini turun di bawah 1,0733 terendah 12 Juni.

Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (YoY)

Indeks Harga Konsumen yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS adalah pengukur pergerakan harga berdasarkan perbandingan antara harga ritel sekeranjang barang dan jasa yang representatif. Daya beli USD terseret oleh inflasi. IHK adalah indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Secara umum, angka tinggi dianggap positif (atau bullish) untuk USD, sementara angka rendah dianggap negatif (atau Bearish). Baca selengkapnya.

Mengapa data ini penting bagi para pedagang?

Federal Reserve AS memiliki mandat ganda yaitu menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Berdasarkan mandat tersebut, inflasi harus berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang meluas hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk menjinakkan inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.

Berita Harga USD/IDR: Rupiah Menguat ke 14.850 Meskipun Penjualan Ritel Indonesia Melemah

USD/IDR bertahan di level terendah di dekat 14.858 karena turun untuk 2 hari berturut-turut di tengah melemahnya Dolar AS secara luas. Dengan demikian
Leer más Previous

EUR/JPY Melonjak ke Level Tertinggi Lebih Dari Dua Pekan, Fokus Tetap pada Rapat Kebijakan ECB/BoJ Pekan Ini

Pasangan EUR/JPY melanjutkan pergerakan positif hari sebelumnya dan mendapatkan beberapa daya tarik lanjutan untuk 2 hari berturut-turut pada hari Sel
Leer más Next