Prakiraan Harga Emas: Penjual XAU/USD Muncul di Sekitar $1.990 karena Petunjuk PDB AS Mulai Terlihat

  • Harga Emas Turun Setelah Kenaikan Dua Hari Beruntun, Bertahan Pada Penurunan ringan akhir-akhir ini.
  • Optimisme pasar yang berhati-hati menjelang Pesanan Barang Tahan Lama AS memungkinkan XAU/USD untuk memangkas kenaikan baru-baru ini.
  • Pembicaraan plafon utang AS dan update perbankan juga menjadi penting untuk arah harga Emas yang jelas.

Harga emas (XAU/USD) tetap bertahan di sekitar $1.995 karena para pembeli logam menunggu petunjuk baru untuk mempertahankan tren naik dua hari di tengah hari Rabu. Dengan demikian, XAU/USD berjuang di tengah optimisme yang berhati-hati di pasar, serta kecemasan menjelang petunjuk penting untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) untuk kuartal pertama (Q1), yaitu Pesanan Barang Tahan Lama (Durable Goods Orders) untuk bulan Maret.

Sementara menggambarkan sentimen tersebut, S&P 500 Futures naik setengah persen sekaligus memangkas penurunan harian terbesar dalam sebulan, didukung oleh pendapatan teknologi yang optimis yang dirilis pada hari Selasa. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mendorong tren turun dua hari sementara imbal hasil obligasi dua tahun AS tetap tertekan. Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 101,70 setelah menghentikan tren turun selama tiga hari pada hari sebelumnya.

Berbicara mengenai katalis utama, pendapatan yang optimis dari Microsoft dan Alphabet serta peringatan Presiden AS Joe Biden untuk menggunakan hak veto untuk menghindari default AS juga mendukung optimisme yang hati-hati di pasar dan memicu pullback harga Emas.

"Presiden Biden pada hari Selasa mengancam akan memveto undang-undang yang didorong oleh para pemimpin Partai Republik di DPR yang akan mengkondisikan dukungan untuk menaikkan pagu utang dengan pemotongan pengeluaran yang dalam, menyebutnya sebagai "upaya sembrono untuk mendapatkan konsesi ekstrim sebagai syarat bagi Amerika Serikat untuk membayar tagihan yang telah dikeluarkannya," menurut Washington Post.

Sebelumnya, kekhawatiran perbankan baru, yang dipicu oleh First Republic Bank (FRB), bergabung dengan pembicaraan plafon utang AS dan data AS yang beragam mendorong sentimen pasar dan mendorong kenaikan XAU/USD karena permintaan logam mulia.

Selanjutnya, Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Maret, yang diperkirakan meningkat menjadi 0,8% dibandingkan -1,0% sebelumnya, akan bergabung dengan selera risiko pasar dan pergerakan Dolar AS untuk menentukan kinerja XAU/USD jangka pendek menjelang PDB Q1 AS.

Analisis Teknikal Harga Emas

Momentum naik harga emas memudar dalam segitiga simetris selama satu pekan, saat ini berada di antara $2.001 dan $1.977. Namun, sinyal MACD bearish dan RSI yang stabil menggoda para penjual XAU/USD.

Yang juga menunjukkan penurunan harga Emas adalah Moving Average (MA) 200 jam, sekitar $1.998 pada saat berita ini ditulis.

Sementara itu, level HMA 100 di $1.990 bertindak sebagai support terdekat untuk XAU/USD menjelang level $1.977.

Secara keseluruhan, harga Emas tetap datar, namun kurangnya momentum kenaikan dan beberapa hambatan menuju utara menjadi penghalang akhir-akhir ini.

Harga Emas: Grafik per Jam

Harga Emas: Grafik per Jam

Tren: Tidak memiliki arah yang jelas

 

Upah Kotor (Thn/Thn) Hungaria Februari: 0.8% versus Sebelumnya 16.1%

Upah Kotor (Thn/Thn) Hungaria Februari: 0.8% versus Sebelumnya 16.1%
Devamını oku Previous

Kepercayaan Konsumen Perancis April Keluar Sebesar 83, Di Atas Perkiraan 82

Kepercayaan Konsumen Perancis April Keluar Sebesar 83, Di Atas Perkiraan 82
Devamını oku Next