GBP/USD Hentikan Penurunan dari Puncak Multi-hari di Dekat 1,2380, PDB Inggris Optimis, Fokus pada Inflasi AS

  • GBP/USD mengambil tawaran jual untuk memperbarui level terendah dalam perdagangan harian setelah berbalik dari level tinggi sembilan pekan.
  • PDB Q4 Inggris naik melewati 0,4% dari prakiraan sebelumnya menjadi 0,6% YoY.
  • Kesepakatan perdagangan Inggris dengan negara-negara Trans-Atlantik, optimisme Brexit bergabung dengan surutnya pertaruhan hawkish Fed akan mendukung pembeli Cable.
  • Sentimen pasar tetap terbagi karena para pedagang bersiap untuk data inflasi favorit Fed.

GBP/USD menunjukkan sedikit reaksi terhadap angka pertumbuhan ekonomi Inggris yang lebih baik dari prakiraan pada hari Jumat pagi. Alasannya mungkin terkait dengan sentimen pasar yang berhati-hati menjelang rilis data inflasi pilihan Federal Reserve (Fed).

Meskipun demikian, Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat (Q4) Inggris berada di 0,1% QoQ versus 0,0% dari prakiraan sebelumnya, sementara angka tahunan terlihat lebih mengesankan dengan pertumbuhan 0,6% YoY untuk PDB Q4 dibandingkan dengan 0,4% dari prakiraan sebelumnya. Perlu dicatat bahwa Harga Perumahan Nasional Inggris untuk bulan Maret dan Total Investasi Bisnis untuk Q4 tampak suram dan mungkin telah mendorong kenaikan GBP/USD menjelang rilis data penting AS.

Baca juga: PDB Final Inggris Direvisi Naik ke 0,1% QoQ di Q4 vs Ekspektasi 0%

Meski begitu, optimisme seputar kesepakatan perdagangan Inggris senilai 1,8 miliar Poundsterling dengan negara-negara Trans-Pasifik bergabung dengan optimisme Brexit akan mendukung para pembeli. Dalam hal ini, Financial Times (FT) mengatakan, "Inggris pada hari Jumat meluncurkan kesepakatan untuk bergabung dengan blok perdagangan Asia-Pasifik yang beranggotakan 11 negara, dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengklaim bahwa hal tersebut membuktikan bahwa pemerintahnya sedang merebut 'kebebasan pasca-Brexit'."

Yang juga positif adalah berita yang menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dan kekhawatiran hawkish Bank of England (BoE) seperti yang dikatakan Reuters, "Bisnis Inggris adalah yang paling percaya diri bulan ini sejak Mei 2022 dan ekspektasi harga, yang sedang diawasi oleh Bank of England karena bergulat dengan inflasi yang tinggi, turun ke level terendah enam bulan, sebuah survei menunjukkan pada hari Jumat."

Di sisi lain, meredanya spekulasi hawkish Fed dan data AS yang beragam, serta surutnya pesimisme seputar sektor perbankan global tampaknya membebani Dolar AS menjelang rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk bulan Februari.

Perlu dicatat bahwa penurunan terbaru imbal hasil obligasi pemerintah AS memungkinkan Dolar AS untuk memangkas penurunan baru-baru ini dan membebani GBP/USD karena para pedagang menunggu data inflasi di tengah pembicaraan Fed yang hawkish.

Analisis Teknikal 

Meskipun RSI (14) overbought mungkin telah memicu pullback pasangan GBP/USD, resistensi horisontal yang telah berumur 10 pekan berubah menjadi support di sekitar 1,2285-65 tampak sulit ditembus oleh para penjual Cable.

 

EUR/USD: Prakiraan Tiga dan Enam Bulan Direvisi Lebih Tinggi Menjadi 1,05 – Goldman Sachs

Para ekonom di Goldman Sachs menaikkan prakiraan tiga dan enam bulan mereka untuk pasangan EUR/USD. Namun, mereka tetap mempertahankan prakiraan 12-bu
Đọc thêm Previous

NZD/USD Diprakirakan Akhiri Tahun di 0,66 – ANZ

Sejak pertengahan Februari, NZD/USD telah diperdagangkan dalam kisaran yang relatif ketat di antara 0,61 dan 0,63. Para ekonom di bank ANZ memprakirak
Đọc thêm Next