Berita Harga USD/INR: Berosilasi di Atas 82,20 karena Indeks Harga PCE AS Menjadi Pusat Perhatian

  • USD/INR berkonsolidasi dalam kisaran sempit di atas 82,20, kenaikan tampaknya disukai di tengah pemulihan Dolar AS.
  • Peluang taruhan Fed yang hawkish telah meningkat karena Fed Powell telah mengantisipasi satu kenaikan suku bunga lagi tahun ini.
  • Barr dari Fed meyakinkan investor bahwa kegagalan beberapa pemberi pinjaman tidak dapat menyebabkan penularan yang meluas.

Pasangan USD/INR menunjukkan performa sideways dalam kisaran sempit di atas 82,20 di sesi Asia. Aset ini mencatat pembukaan positif karena investor mengabaikan pemulihan semalam dalam Indeks Dolar AS (DXY). Indeks USD pulih dengan kuat setelah merasakan minat beli yang layak di dekat 102,40. Indeks Dolar AS berupaya melanjutkan pemulihannya di atas 102,78 karena peluang untuk kenaikan suku bunga sekali lagi oleh Federal Reserve (Fed) telah menguat.

Sentimen pasar terlihat optimis dengan hati-hati karena S&P500 berjangka telah mengurangi kenaikan nominal di sesi Asia setelah aksi beli yang luar biasa pada hari Rabu. Permintaan obligasi pemerintah AS semakin berkurang di tengah antisipasi kenaikan suku bunga sekali lagi oleh Ketua The Fed Jerome Powell dan meredanya kekhawatiran gejolak perbankan.

Indeks USD mendapatkan kembali daya tariknya karena spekulasi untuk kebijakan moneter yang stabil oleh The Fed telah berkurang. Sesuai dengan alat CME Fedwatch, peluang untuk sikap kebijakan yang tidak berubah oleh The Fed telah dipangkas menjadi 54%.

Para investor sekarang mengantisipasi bahwa krisis perbankan AS tidak akan memiliki lebih banyak kerusakan kolateral, namun kondisi kredit akan tetap sangat ketat. Komentar dari Wakil Ketua Federal Reserve (Fed) untuk Pengawasan Michael Barr kepada Komite Perbankan Senat bahwa sistem perbankan Amerika Serikat 'sehat dan tangguh' membawa rasa lega bagi para pelaku pasar. Ia meyakinkan para investor bahwa kegagalan beberapa pemberi pinjaman tidak akan menyebabkan penularan yang meluas.

Dari sisi Rupee India, Reserve Bank of India (RBI) telah mengizinkan 18 negara untuk melunasi pembayaran internasional melalui Rupee India. Perlambatan ekonomi global telah memberikan kesempatan untuk memangkas ketergantungan pada Dolar AS.

 

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Hadapi Rintangan di Dekat $1.960, Fed Powell Antisipasi Kenaikan Sekali Lagi

Harga emas (XAU/USD) telah merasakan barikade di dekat $1.960,00 di sesi Asia. Logam mulia ini telah diperdagangkan di bawah $1.960,00 yang dipimpin o
อ่านเพิ่มเติม Previous

Pasar Saham Asia: Gubernur Bank Sentral dan Tiongkok Menjajaki Kenaikan Seiring Imbal Hasil yang Lebih Tinggi

Ekuitas Asia tetap tertekan bahkan ketika Australia, Selandia Baru dan Korea Selatan mencetak kenaikan pada hari Kamis pagi. Meskipun demikian, pasar
อ่านเพิ่มเติม Next