USD/CHF Kurangi Lonjakan Harian Terbesar dalam Delapan Tahun di Dekat 0,9300 saat Krisis Credit Suisse
- USD/CHF mencetak penurunan tipis untuk mengkonsolidasikan kenaikan harian terbesar sejak 2015 di tengah sentimen yang beragam.
- Credit Suisse mengincar pinjaman SNB untuk mengatasi krisis likuiditas.
- Para pengambil kebijakan global bergegas untuk menenangkan kekhawatiran pasar keuangan setelah bank-bank AS dan Eropa menggoda para pedagang yang pesimis.
- Data Swiss dan AS tingkat kedua dapat menghibur para pedagang, namun pergerakan pasar obligasi adalah kunci untuk menentukan arah yang jelas.
USD/CHF mempertahankan pelemahan tipis di sekitar 0,9320 karena bertahan di level terendah di sekitar level terendah dalam perdagangan harian selama awal hari Kamis. Meskipun demikian, pasangan mata uang Swiss ini mengalami penguatan tertinggi sejak 2015 pada hari Rabu karena Credit Suisse memperkuat kekhawatiran atas pasar keuangan. Namun, upaya para pengambil kebijakan global untuk mengekang sentimen risk-off tampaknya membantu pasangan mata uang Swiss ini dalam mengkonsolidasikan pergerakan terbaru.
Di antara perkembangan positif utama, berita utama Reuters yang menyatakan bahwa Credit Suisse mengincar pinjaman hingga CHF50 miliar dari SNB untuk memperkuat likuiditas menjadi perhatian utama. Di baris yang sama, berita yang disampaikan oleh sumber anonim bahwa bank-bank AS tidak terlalu rentan terhadap bencana Credit Suisse. Selain itu, pembicaraan darurat oleh Bank of England (BoE) dan pembicaraan pasar yang menunjukkan tidak adanya reaksi negatif langsung dari Federal Reserve (The Fed) dan ECB, selama pertemuan kebijakan moneter mereka, juga tampaknya meredam penghindaran risiko sebelumnya.
Di tengah-tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 naik setengah persen untuk membalikkan pelemahan hari sebelumnya di sekitar 3.940, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun stabil di sekitar 3,49% setelah mengalami penurunan terbanyak dalam empat bulan pada hari Rabu. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah bertenor dua tahun juga menghentikan penurunan lebih lanjut di sekitar 3,96%, setelah jatuh ke level terendah sejak September 2022.
Pada hari Rabu, penolakan Saudi National Bank untuk menyuntikkan lebih banyak dana ke Credit Suisse mendorong Credit Default Swaps (CDS) bank utama Eropa tersebut dan memicu krisis di pasar keuangan pada hari Rabu. Lebih lanjut memperkuat sentimen negatif adalah berita bahwa para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB ) menghubungi bank-bank untuk menanyakan terkait eksposur ke Credit Suisse.
Perlu dicatat bahwa data AS yang beragam gagal untuk mendapatkan perhatian besar, bahkan jika Dolar AS naik. Meskipun demikian, Penjualan Ritel AS turun menjadi -0,4% di bulan Februari dibandingkan -0,3% yang diharapkan dan revisi naik 3,2% sebelumnya sementara Indeks Harga Produsen (IHP) turun ke 4,6% YoY dari 5,7% di bulan Januari dan 5,6% prakiraan pasar. Lebih lanjut, Indeks Manufaktur NY Empire State turun ke -24,6 untuk bulan Maret dibandingkan dengan prakiraan para analis -8,0 dan -5,8 sebelumnya.
Selanjutnya, Prakiraan Ekonomi SECO Swiss dan data tingkat kedua AS mengenai aktivitas ketenagakerjaan, manufaktur, dan perumahan dapat menghibur para pedagang pasangan USD/CHF. Namun, perhatian utama akan diberikan pada pergerakan pasar obligasi dan berita utama seputar Credit Suisse, Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank.
Analisis Teknis
RSI overbought, kegagalan untuk melewati SMA 100 dan garis support sebelumnya dari awal Februari, di sekitar 0,9325 dan 0,9350 sesuai urutan tersebut, membuat para penjual USD/CHF tetap menguasai kendali.